Berbagai Hal Non-Psikologis Yang Bisa Memicu Kecemasan

Kecemasan adalah suatu karakteristik perasaan yang tidak menyenangkan. Saat Anda cemas, Anda akan merasakan takut dan khawatir. Perasaan ini sebenarnya normal bila Anda rasakan. Anda mungkin akan merasakannya saat Anda terlalu gugup akan menghadapi suatu interview kerja atau sejenis ujian lain. Berikut beberapa hal yang ternyata tak Anda sadari selama ini, dapat memicu kecemasan Anda timbul.
1. Obat-obatan tertentu
Beberapa pengobatan seperti obat asma, dekongestan, obat batuk, sakit kepala dan migrain, dapat memberikan efek samping negatif yang menyebabkan Anda merasa gugup, jantung Anda berdetak semakin cepat, serta cemas. Begitu juga beberapa pengobatan untuk menangani tiroid. Menghentikan penggunaan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi rasa cemas juga akan menyebabkan kembali timbulnya rasa cemas tersebut.
2. Gangguan pada tiroid
Kelenjar tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan leher Anda, yang berfungsi untuk memproduksi hormon tiroid. Hormon tiroid ini dibutuhkan tubuh Anda dalam proses metabolisme dan penghasilan energi. Namun bila kelenjar tiroid Anda tidak memproduksi hormon tiroid dengan kadar yang seimbang, kondisi ini dapat menimbulkan perasaan gugup, meningkatkan detak jantung, menyulitkan Anda untuk segera terlelap, menimbulkan depresi, gangguan memori serta memicu kecemasan timbul.
Sayangnya, kondisi ini rentan terjadi, hingga 20 persen sering terjadi pada wanita dengan usia 65 tahun. Sebaiknya segera Anda periksakan ke dokter, bila kecemasan yang Anda rasakan diikuti pembengkakan pada bagian leher.
3. Kafein
Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa kafein memiliki kemampuan untuk meningkatkan kewaspadaan Anda dalam waktu yang singkat. Banyak orang kemudian menjadikan kopi sebagai ritual pagi, karena kemampuannya ini yang dapat meningkatkan semangat di pagi hari dan mendukung mereka untuk tetap fokus. Namun, kafein juga mampu mengaktifkan mode fight-or-flight dalam tubuh Anda, yang sebenarnya justru dapat memicu kecemasan. Suatu penelitian bahkan menambahkan bahwa kondisi ini dapat memicu Anda mengalami serangan kecemasan.
4. Minum alkohol
Awalnya mungkin meminum alkohol dapat membuat Anda lupa akan kecemasan yang Anda miliki. Namun seiring dengan semakin tingginya kadar alkohol yang Anda minum, Anda justru mengalami kebingungan dan kecemasan yang Anda rasakan tadi justru akan kembali timbul. Meminum alkohol bahkan sebenarnya sangat tidak disarankan bagi pasien yang memiliki gangguan kecemasan. Hal ini sesuai dengan suatu penelitian yang mengungkapkan bahwa seseorang dengan gangguan kecemasan, umumnya memiliki masalah dengan alkohol.
Sebenarnya tidak diketahui pasti mana sebab, mana akibat antara alkohol dengan timbulnya rasa cemas. Satu yang pasti, minum alkohol tidak memiliki hubungan yang baik dengan kecemasan.
5. Dehidrasi
Jangan tunggu dahaga terasa untuk akhirnya Anda meminum air putih. Berdasarkan dua penelitian yang dilakukan oleh University of Connecticut Human Performance Laboratory, tersedianya cairan yang cukup dalam tubuh dapat membantu mencegah gangguan mental, suasana hati dan kognitif yang mungkin Anda sering alami. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Tufts University, yang mengungkapkan bahwa atlit yang kurang cairan dalam tubuhnya cenderung merasa marah, bingung dan tegang.
Seharusnya, dengan mengetahui pemicunya, Anda akan lebih mudah dalam menghindari kecemasan yang mungkin akan Anda alami setelah ini.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.